Friday, December 27, 2013

Lolos Jadi PNS, Jangan Leha-leha!


Jakarta : Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 telah berlangsung. Tercatat sekitar lebih dari 55 ribu warga negara Indonesia (WNI) dari jutaan pelamar bernasib beruntung terpilih mengisi kursi sebagai abdi negara.
Pemerintah berharap para pegawai negeri ini dapat mengemban amanah untuk melayani masyarakat dari Sabang-Merauke.
Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Setiawan Wangsa Atmaja mengungkapkan, pemerintah berusaha keras untuk menyelenggarakan seleksi CPNS secara jujur, adil dan transparan.

"Bagi peserta yang diterima, manfaatkan kesempatan yang sudah diberikan. Jadi tidak boleh berleha-leha," tegas dia saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, seperti ditulis Rabu (25/12/2013).
Pasalnya, dia mengatakan, pemerintah melalui tim Panitia Seleksi CPNS telah menyusun serangkaian proses seleksi untuk memperoleh PNS-PNS berkualifikasi tinggi sesuai harapan.
"Kalau melihat tipe-tipe tes dan hasil yang didapat adalah orang-orang yang benar-benar bisa berjuang untuk negara ini," ujarnya. Setiawan pun tak mematahkan semangat peserta.
CPNS lain yang gagal memperoleh pekerjaan idamannya tersebut di tahun ini. Dia menyarankan supaya peserta terus mengasah kemampuan dan belajar supaya dapat mengikuti seleksi CPNS di tahun depan. "Bagi yang tidak diterima, harus belajar karena mau tidak mau kemampuan diri lah yang diangkat di sini," ucapnya.
Dia berpesan agar peserta seleksi CPNS tak mudah percaya dengan janji manis para calo ataupun joki yang mengiming-imingi penerimaan CPNS jalur instan.
"Jangan percaya lagi kalau ada yang menjanjikan sesuatu bakal masuk PNS dengan membayar uang. Nanti rugi sendiri. Pokoknya sekarang belajar yang baik supaya percaya diri meningkat dan lulus sesuai harapan," saran Setiawan.
Sebelumnya, Setiawan menyebutkan, dari 1,5 juta warga negara Indonesia peserta CPNS 2013, sebanyak 877 ribu diantaranya masuk dalam pelamar jalur umum.

Sementara pelamar dari jalur PNS honorer tercatat mencapai 642 ribu orang. "Formasi atau kebutuhannya tahun ini sebanyak 65 ribu orang. Tapi itu pun tidak akan terisi semua," ujarnya.
Dari kuota PNS sebanyak 65 ribu orang, Setiawan mengaku, hanya 80% peserta yang lolos seleksi dan layak mengisi kursi sebagai pelayan publik tersebut. Sedangkan 20% sisanya tidak mencapai nilai ambang batas (passing grade) yang sudah ditetapkan. (Fik/Nrm).source

No comments:

Post a Comment